Idul Fitri: Lebaran di tengah pandemi, dari menikmati ketupat sampai berbagi paket makanan

Idul Fitri: Lebaran di tengah pandemi, dari menikmati ketupat sampai berbagi paket makanan

Hak atas foto Getty Images
Image caption Seorang perempuan lanjut usia membuat ketupat untuk persiapan Lebaran di Yogyakarta, pada Jumat (22/05)

Umat Muslim sedunia menandai akhir Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Perayaan Idul Fitri yang pada tahun-tahun sebelumnya berlangsung akbar, kini diadakan dengan prihatin dan menjaga jarak sembari menikmati berbagai penganan khas.

Di Indonesia, sajian khas Idul Fitri adalah ketupat dan opor ayam. Ada pula rendang dan sambal goreng ati.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Seorang pedagang bumbu dan rempah di Jakarta sibuk melayani para pembeli yang hendak memasak untuk persiapan Idul Fitri, pada Jumat (22/05).

Penganan khas Idul Fitri juga terdapat di kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan.

Sheer Khurma, atau’Sewaiyan’ adalah santapan manis dari bihun yang biasa disajikan khalayak Asia Selatan. Adapun masyarakat Timur Tengah terdapat kue mentega yang dijejali dengan pasta kurma atau serpihan kacang pistachio atau walnut kemudian ditaburi gula.

Kue mentega ini sangat laris saat buka puasa maupun perayaan Idul Fitri di Timur Tengah. Namanya pun beragam di masing-masing negara. Di Suriah kue ini dikenal dengan sebutan Mamoul, kemudian Klaicha di Irak, dan Kahk di Mesir.

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Sebuah keluarga Sudan mempersiapkan biskuit tradisional sebagai sajian Idul Fitri di rumah mereka di Khartoum, Jumat (22/05).
Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang perempuan Palestina membuat kue-kue yang manis sebagai camilan khas Lebaran di Kota Tua Jerusalem, Kamis (21/05).
Hak atas foto EPA
Image caption Seorang pekerja Palestina membawa dua nampan berisi kue khas Idul Fitri di Kota Nablus, Tepi Barat, pada Jumat (22/05).

Di samping menikmati beragam sajian khas Idul Fitri, sejumlah umat Muslim mempersiapkan paket makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Hak atas foto EPA
Image caption Para relawan di Pusat Budaya Islam Catalan di Barcelona mempersiapkan paket makanan untuk dibagikan saat Idul Fitri.

Saat Idul Fitri, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 terkait panduan kaifiat (tata cara) takbir dan shalat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona.

Dalam fatwa MUI tersebut, disebutkan bahwa salat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah secara berjemaah atau sendiri. Risiko penularan virus dinilai masih sangat tinggi jika masyarakat menggelar salat Id di masjid atau lapangan.

Hak atas foto Antara/Reuters
Image caption Sejumlah orang menunaikan ibadah salat di masjid yang memasang plastik transparan untuk memisahkan jemaah.

Semua foto dilindungi hak cipta.

Related posts