Istri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, kembali muncul setelah satu tahun tak tampil di depan umum

Keterangan gambar,

Ri bersama Kim Jong Un dalam konser pada Selasa (16/02).

Istri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk pertama kalinya tampil di depan umum setelah tak terlihat selama lebih dari satu tahun, menurut media resmi.

Ri Sol-ju hadir di konser peringatan hari ulang tahun, Kim Jong-il, ayah suaminya.

Ri biasanya sering mendampingi Kim Jong-un ke acara-acara besar, namun tak terlihat sejak Januari tahun lalu.

Absennya Ri menimbulkan banyak spekulasi terkait kesehatannya atau kemungkinan hamil.

Badan intelijen nasional Korea Selatan melaporkan kepada para anggota kongres Selasa (16/02) bahwa Ri menghindar dari publik karena khawatir Covid-19 dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak-anaknya.

Korea Utara secara resmi belum melaporkan kasus Covid-19, namun para pakar mengatakan hampir tidak mungkin negara itu tidak mengalami penularan virus corona.

Keterangan gambar,

Tak ada yang pakai masker dan jaga jarak dalam konser yang dihadiri Kim Jong-un dan istrinya.

Menurut surat kabar Korea Utara, Rodong Sinmun, pasangan itu hadir dalam acara konser di Teater Mansudae dan disambut “sambutan gemuruh.”

Foto-foto menunjukkan pasangan itu tertawa dan tak ada yang memakai masker di antara para pengunjung. Jaga jarak juga tidak dilakukan.

Siapa Ri Sol-ju?

Ri berasal dari keluarga kelas atas dan ayahnya adalah seorang profesor sementara ibunya adalah dokter kandungan, menurut analis Cheong Seong-chang.

Laporan media menyebutkan Ri, yang dilaporkan berusia 31 tahun, sebelumnya adalah penyanyi di orkestra Unhasu – kelompok elite yang anggotanya dipilih oleh negara.

Cheong menambahkan ia diyakini menikah dengan Kim pada 2009, dan dijodohkan secara cepat oleh mendiang ayahnya Kim Jong-il setelah ia mengalami stroke pada 2008.

Menurut badan intelijen Korea Selatan, pasangan itu memiliki tiga anak.

Mantan bintang basket Amerika Serikat, Dennis Rodman mengatakan pasangan itu memiliki bayi perempuan yang dinamakan “Ju-ae”. Ia juga mengatakan Kim adalah “bapak yang baik.”

Sebelum hadir dalam konser peringatan hari lahir ayahnya, Kim berkunjung ke Istana Kumusan, tempat ayahnya dimakamkan. Ia meletakkan karangan bunga pada hari peringatan yang disebut “Hari Bintang Bersinar.”

Media resmi kembali menyebut Kim sebagai “presiden”, beralih dari sebutan yang biasa “ketua.”

Gelar presiden ini pertama digunakan oleh kantor berita Korea Utara pekan lalu.

Biasanya, gelar presiden di Korea Utara diperuntukkan bagi mendiang Kim Il-sung, pendiri Korea Utara dan kakek Kim Jong-un.

Related posts