Virus corona: Hadapi dampak Covid-19, Presiden Jokowi terbitkan Perppu anggaran dan PP pembatasan sosial berskala besar

Virus corona: Hadapi dampak Covid-19, Presiden Jokowi terbitkan Perppu anggaran dan PP pembatasan sosial berskala besar
Hak atas foto Antara Foto/BASRI MARZUKI
Image caption Seorang pedagang menunaikan salat di salah satu los Pasar Tradisional Masomba Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (26/03). Pasar tradisional tersebut sepi dari pengunjung setelah pemerintah mengumumkan pembatasan bagi warga untuk berkumpul dan berada di tempat ramai agar wabah virus corona tidak semakin menyebar.

Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) mengenai kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk menyesuaikan kondisi perekonomian, Selasa (31/03), guna menghadapi dampak wabah virus corona.

Perppu itu, klaim Jokowi, penting untuk memungkinkan pemerintah mengambil langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat.

Melalui Perppu tersebut, pemerintah menambah anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk penanganan Covid-19. Dari angka itu, Rp75 triliun di antaranya akan digunakan untuk perlindungan tenaga kesehatan, terutama pembelian alat pelindung diri (APD), test kit, hingga ventilator.

Jokowi berkata, anggaran baru itu juga akan memungkinkan pemerintah memberi insentif kepada para dokter dan tenaga medis yang menangani wabah Covid-19.

Di luar kebutuhan kesehatan, anggaran baru yang muncul setelah penerbitan Perppu ini akan dialokasikan pemerintah untuk perlindungan sosial (Rp110 triliun) serta insentif perpajakan dan stimulus usaha rakyat (Rp70,1 triliun).

Sisanya, sebesar Rp150 triliun disebut Jokowi akan digunakan untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, seperti restrukturisasi kredit dan penjaminan pembiayaan dunia usaha, terutama UMKM.

Jokowi berkata, Perppu ini juga mencakup peringankan tagihan listrik masyarakat selama wabah Covid-19.

“Daya listrik 450 VA dengan 24 juta pelanggan akan digratiskan tiga bulan ke depan, yaitu April, Mei, Juni,” ujar Jokowi dalam konferensi pers di saluran Youtube Sekretariat Presiden.

“Sedangkan 900 VA yang dengan 7 juta pelanggan akan didiskon 50%. Artinya mereka hanya akan membayar separuh tagihan selama April, Mei, dan Juni,” ucapnya.

Pembatasan sosial

Pada kesempatan yang sama, Jokowi mengumumkan penerbitan peraturan pemerintah tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sebagai upaya menanggulangi penyebaran virus corona, Jokowi juga menerbitkan keputusan presiden untuk menetapkan status darurat kesehatan masyarakat.

“Dengan peraturan pemerintah ini, semuanya jelas. Kepala daerah saya minta tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri yang tidak terkoordinasi,” kata Jokowi.

“Semuanya harus seusai dengan koridor undang-undang dan peraturan pemerintah itu. Polri juga bisa mengambil langkah terukur sesuai UU agar PSBB bisa efektif dan mencapai tujuan mencegah wabah,” ujarnya.

Dua ketentuan baru ini terbit setelah sebelumnya Jokowi menyebut akan memberlakukan pembatasan sosial yang diiringi darurat sipil–status kedaruratan yang menurut sejumlah kalangan tidak pas dengan bencana kesehatan.

Terkait darurat sipil itu, Jokowi menyebut pemerintah merasa perlu mempersiapkan strategi untuk kondisi paling ringan hingga yang terburuk.

“Darurat sipil disiapkan jika ada keadaan yang abnormal sehingga perangkat harus kami siapkan. Kalau keadaan seperti sekarang tentu tidak (perlu darurat sipil),” tuturnya.

“Saya harap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota mengambil kebijakan sesuai UU yang ada. Silakan berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19 agar semuanya punya aturan main yang sama,” kata Jokowi.

Hak atas foto Antara Foto/RENO ESNIRBaca juga Keluaran HK
Image caption Wabah corona telah berdampak pada masyarakat yang bergerak di usaha kecil dan menengah.

Perlindungan sosial

Selebihnya, Jokowi menyebut pemerintah telah memastikan jaring pengaman ekonomi selama pandemi virus corona. Kebijakan ini disebutnya difokuskan untuk pekerja informal dan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah program ekonomi itu, antara lain menambah penerima Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial, dari 9,2 juta menjadi 10 juta orang.

Besaran bantuan yang mereka terima akan naik 25%, kata Jokowi. Ibu hamil, misalnya, diklaim bakal menerima Rp3 juta per tahun dari yang sebelumnya Rp2 juta.

“Kartu sembako, jumlah penerimanya juga dinaikkan dari 15,2 juta menjadi 20 juta orang. Nilainya naik 30 persen, dari Rp150 menjadi Rp200 ribu. Ini akan diberikan selama sembilan bulan,” kata Jokowi.

“Kartu prakerja, anggarannya dinaikkan dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun. Jumlah penerima manfaatnya menjadi 5,6 juta orang, terutama pekerja informal serta pelaku UMKM yang terdampak.”

“Nilai manfaatnya Rp650 ribu sampai Rp1 juta perbulan, selama empat bulan ke depan,” tuturnya.

Hak atas foto Antara

Terus berjangkit, wabah virus corona di Indonesia membuat pemerintah memperpanjang status tanggap darurat hingga akhir Mei 2020.

BBC Indonesia merangkum pendapat dokter mengenai gejala, cara penanganan, serta pengobatan penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru ini.

Hingga pertengahan Maret 2020 menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, jumlah infeksi sekitar 250.000 kasus dengan kematian lebih dari 10.000 orang, menurut data hingga Jumat (20/03).

Tiga negara yang dengan kasus terbanyak di luar China — yang menjadi tempat asal wabah — adalah Korea Selatan, Iran, dan Italia.

Per 19 Maret, China untuk pertama kalinya tidak mengalami kasus baru Covid-19 di Wuhan, kota pertama berjangkitnya virus corona.

Indonesia bukan merupakan negara dengan kasus terbanyak, namun tercatat memiliki tingkat kematian tertinggi sekitar 8%.

Di saat virus corona mulai merebak cepat di China pada pekan terakhir Januari 2020, kami menurunkan berbagai pertanyaan di seputar wabah, termasuk penyebaran dan apakah yang terkena dapat disembuhkan.

Bagaimana gejala Covid-19

Hak atas foto AFP
Image caption Seorang warga Jakarta mengenakan masker.

Di tengah penyebaran yang meluas ini, bagaimana kita tahu bahwa kita tertular virus ini?

Gejala Covid-19 mirip seperti gejala flu ataupun pilek.

Pada mulanya, penderita merasa seperti demam dan kemudian diikuti dengan batuk kering.

Setelah satu minggu, pasien akan mengalami tersengal-sengal.

Masa inkubasi – antara penularan dan menunjukkan gejala – adalah sekitar 14 hari, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun sejumlah peneliti mengatakan periode ini dapat memakan waktu 24 hari.

Ilmuwan China mengatakan sejumlah orang mungkin tertular sebelum menunjukkan gejala.

Apakah virus corona dan bagaimana penyebarannya?

Hak atas foto EPA
Image caption Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia menmyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah sekolah di Jakarta, pada Senin (16/03).

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Diah Handayani menjelaskan bahwa 2019-nCoV adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Bedanya dengan virus lain, ujar Diah, virus corona ini memiliki virulensi atau kemampuan yang tinggi untuk menyebabkan penyakit yang fatal.

Menurut Diah, virus ini berbahaya jika telah masuk dan merusak fungsi paru-paru, atau dikenal dengan sebutan pneumonia, yaitu infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh virus dan berbagai mikroorganisme lain, seperti bakteri, parasit, jamur, dan lainnya.

“Pertukaran oksigen tidak bisa terjadi sehingga orang mengalami kegagalan pernafasan. Itulah mengapa virus ini berat karena bukan lagi hanya menyebabkan flu atau influensa tapi dia menyebabkan Pneumonia,” kata Diah saat dihubungi BBC Indonesia.

Diah melanjutkan proses penyebaran virus ini melalui udara yang terinhalasi atau terhirup lewat hidung dan mulut sehingga masuk dalam saluran pernafasan.

Virus ini masuk melalui saluran nafas atas, lalu ke tenggorokan hingga paru-paru.

“Sebenarnya belum 100 persen. Tapi dilihat dari sekian ratus kasus yang dipelajari, dan sifat dasar virus, maka inkubasi virus ini dua sampai 14 hari. Itu mengapa kita mewaspadai periode dua minggu itu,” kata Diah.

Gejala virus corona: Batuk, flu, demam hingga sesak nafas

Hak atas foto TIMUR MATAHARI/AFP
Image caption Dua orang warga Indonesia mengenakan masker di Stasiun Kereta Api Bandung, 5 Maret 2020.

Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu menjelaskan virus corona 2019-nCoV memiliki gejala yang sama dengan infeksi virus pernafasan lainnya.

Diah mengatakan gejala ringan yaitu flu disertai batuk. Kemudian, jika memberat, akan menyebabkan demam dan infeksi radang tenggorokan.

Image caption Gejala virus corona

Kemudian jika masuk ke saluran nafas, kata Diah akan menyebabkan bronkitis.

“Yang berat ketika semakin jauh infeksi ke saluran nafas bawah, itu Pneumonia lengkap. Selain itu, bisa juga disertai gejala infeksi virus ke organ lain, yaitu diare,” katanya.

Apakah virus corona bisa disembuhkan?

Hak atas foto Antara Foto/Anindira Kintara
Image caption Pada akhir Januari lalu, pemerintah mengaktifkan 135 alat pemindai suhu tubuh atau thermo scanner di 135 pintu masuk Indonesia baik melalui darat, laut maupun udara.

Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu menegaskan bahwa semua virus corona, termasuk virus corona 2019-nCoV belum ada obatnya.

Diah menambahkan, walaupun virus ini memiliki risiko kematian, namun angkanya masih rendah dibandingkan orang yang terjangkit dan kemudian sembuh.

“Tapi bisa (disembuhkan), terbukti yang sakit sudah ribuan tapi yang meninggal kan sedikit. Jadi dia tetap sebuah virus yang bisa disembuhkan,” katanya.

Jadi, kata Diah, proses pengobatan yang dilakukan adalah terapi pendukung dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh.

“Boleh obat flu biasa kalau masih ringan, kalau demam diberi obat anti demam,” katanya.

Diah menegaskan, beberapa korban meninggal umumnya tidak hanya semata disebabkan oleh 2019-nCoV, namun juga dipengaruhi faktor kerentanan seperti usia yang sudah tua sehingga daya tahan tubuh lemah dan juga penyakin lain yang sudah ada.

Bagaimana penanganannya jika terkena virus corona?

Hak atas foto EPA
Image caption Para pasien virus corona dirawat di Rumah Sakit Jinyintan.

Diah menjelaskan prosedur yang dilakukan terhadap pasien terduga mengidap virus corona adalah dengan menempatkannya dalam ruang isolasi. Tujuannya, katanya, agar penularan ke orang lain dapat dicegah.

Jika terduga masih menunjukkan gejala awal, kata Diah, maka pasien akan mendapatkan obat demam, batuk dan flu, disertai dukungan makanan yang sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan virus tersebut.

Image caption Proses rumah sakit

Jika, gejalanya hilang dan hasil telah negatif, ujar Diah, pasien kemudian akan dipulangkan. Pemeriksaan pembuktian pun kata Diah dapat dilakukan dengan cepat.

“Tapi kalau pasien sudah pneumonia, dan biasanya demam tinggi maka diinfus karena butuh cairan banyak, dan diberikan obat lainnya tergantung derajatnya,” kata Diah.

“Kemudian, kalau benar-benar sembuh, batuk dan semua gejala hilang, kita pantau, terus kita pulangkan. Tidak perlu khawatir (menular) karena berarti badannya telah sukses melawan virus dengan sendirinya. Jadi tidak menular lagi,” ujar Diah.

Cara mencegah: jalani pola hidup sehat dan etika batuk

Hak atas foto Reuters
Image caption Komisi Kesehatan Kotamadya Wuhan mengatakan sedikitnya 15 petugas medis di Wuhan terinfeksi virus tersebut.

Diah menjelaskan terdapat beberapa cara untuk mencegah tertular virus corona ini.

Pertama adalah dengan menjalani pola hidup yang sehat dengan cara memberikan asupan makan yang sehat dan sempurna.

Hak atas foto WHO
Image caption Imbauan WHO agar mengurangi resiko terpapar virus corona.

Lalu, katanya, istirahat cukup dan mengimbau perokok untuk berhenti merokok.

“Berada di cuaca sekarang ini (hujan), kita tidak perlu terlalu lama di keramaian,” katanya.

Kemudian, kata Diah adalah selalu cuci tangan usai ke tempat umum atau menyentuh alat-alat publik karena berpotensi mengandung virus yang disentuh oleh pengidap virus corona.

Tidak lupa juga, kata Diah, untuk menggunakan masker saat di ruang publik.

“Lalu bagi yang sakit flu dan batuk, tanamkan etika batuk. Jadi ketika batuk ditutup dengan tisu. Lalu jangan meludah sembarangan, buang dahak sembarangan, juga hindari kerumunan dan lekas periksa ke dokter. Itu tips kita.” katanya.

Apakah Indonesia memiliki fasilitas memadai?

Hak atas foto ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI
Image caption Petugas medis saat mengontrol ruangan khusus untuk wabah virus corona di Ruangan Isolasi Infeksi Khusus Kemuning Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/01).

Diah mengatakan Indonesia memiliki kemampuan dari kapasitas pencegahan dan pengendalian, hingga diagnosis virus dan terapi penanganan.

“Ada tiga RS, yaitu RS Persahabatan, Sulianti Saroso dan RSPAD. Semua memiliki kemampuan bahkan saat pasien mengalami kondisi pneumonia, ada alat-alat. Jadi kapasitas pelayanan kesehatan kita siap,” katanya.

Katanya, fasilitas kesehatan telah memadai untuk melakukan terapi pendukung bagi korban terinfeksi virus corona.

“Dari pintu masuk penyaringan dengan thermo scanner, lalu evakuasi jika terindikasi dan isolasi. Jadi fasilitas kesehatan di Indonesia mampu,” ujarnya.

Pada Jumat. 20 Maret 2020, pemerintah Indonesia menyatakan akan menyiagakan lebih banyak rumah sakit rujukan, termasuk rumah sakit milik TNI, rumah sakit milik Polri, rumah sakit milik BUMN, serta membangun tempat penanganan darurat di Wisma Atlet dan hotel-hotel.

Sosialisasi tentang virus corona

Hak atas foto EPA
Image caption Dua orang mengenakan masker di Jakarta, di tengah kepastian soal dua kasus virus corona.

Beberapa warga di Jakarta dan Bali yang dihubungi BBC pada akhir Januari 2020 mengungkapkan belum mendapatkan sosialisasi resmi dan memadai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai langkah pencegahan dan penanganan jika terjangkit virus corona.

Jakarta dan Bali adalah dua kota besar yang mayoritas dikunjungi oleh warga negara China baik untuk berwisata ataupun berbisnis.

Seorang warga Jakarta yang bernama Fuad mengatakan mengetahui virus corona dari media massa. Ia mengungkapkan belum mendengar sosialisasi dari pemerintah mengenai langkah pencegahan dan penanganan jika terjangkit virus corona.

“Jadi sementara waktu, saya dan keluarga akan menghindari tempat umum dan keramaian seperti mall karena hingga kita belum ada info pasti tentang langkah pencegahan supaya tidak terkena dan jika sudah terpapar,” kata Fuad saat dihubungi BBC Indonesia, Jumat (24/01).

Senada dengan itu, beberapa warga Bali seperti Kadek dan Wayan Martadana mengungkapkan belum mendapatkan sosialisasi resmi dari pemerintah.

“Belum (ada info dari pemerintah), tidak tahu yang lainnya. Saya tahu hanya dari berita,” kata Kadek.

Walaupun demikian, mereka tidak merasakan kekhwatiran seperti yang dirasakan Fuad.

Wayan menjelaskan saat ini situasi di Bali tetap berjalan normal, walaupun ada penurunan penyewaan mobil yang dilakukan oleh turis China di Bali.

“Belum Pak (ada sosialisasi). tidak sama sekali (khawatir),” kata Wayan.

Apa yang dilakukan negara lain?

Amerika Serikat tetapkan kondisi darurat

Di tengah meningkatnya infeksi virus corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyatakan darurat nasional untuk membantu menangani wabah virus corona yang terus meningkat.

Pengumuman – “dua kata yang sangat besar”, menurut Trump – memungkinkan pemerintah federal untuk menambahkan US$50 miliar, atau sekitar Rp732 triliiun dalam dana bantuan darurat.

Langkah ini melonggarkan peraturan tentang penyediaan layanan kesehatan dan dapat mempercepat pengujian – langkah yang telah dikritik secara luas karena dianggap terlalu lambat.

Hingga kini ada 1.701 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di AS, dan setidaknya menyebabkan 40 kematian.

“Delapan minggu ke depan sangat penting,” kata Trump.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Presiden AS Donald Trump menyatakan darurat nasional atas wabah virus corona

Di antara langkah-langkah yang dipertimbangkan sebagai bagian dari tanggap darurat adalah:

  • Sekretaris Kesehatan AS Alex Azar dan pejabat kesehatan dapat mengesampingkan undang-undang dan persyaratan lisensi tertentu, memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada penyedia layanan kesehatan
  • Rumah sakit diminta untuk mengaktifkan rencana kesiapsiagaan darurat mereka
  • Sekitar 500.000 alat tes virus corona tambahan akan tersedia awal minggu depan, meskipun pihak berwenang tidak merekomendasikan tes tanpa kebutuhan yang jelas; laboratorium swasta dan pengembang vaksin akan dapat memberikan lima juta alat tes virus corona dalam sebulan, meskipun pihak berwenang tidak merekomendasikan tes untuk mereka yang tidak memiliki gejala
  • Bunga atas semua pinjaman siswa harus dihapuskan sampai pemberitahuan lebih lanjut, sebagai langkah untuk meringankan beban bagi siswa karena universitas dan perguruan tinggi di seluruh negeri meliburkan aktivitas belajar-mengajar

Pada hari Jumat (13/03), Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengumumkan dia telah mencapai kesepakatan dengan Gedung Putih tentang sebuah paket untuk membantu orang yang terkena dampak wabah.

Ini termasuk cuti sakit yang dibayar dengan periode dua minggu, cuti medis hingga hingga tiga bulan, pengujian virus gratis untuk mereka yang tidak memiliki asuransi dan bantuan makanan.

Beberapa negara bagian AS telah mengambil langkah-langkah untuk membendung tingkat infeksi, termasuk melarang pertemuan besar, acara olahraga dan menutup sekolah.

Di sisi lain, larangan perjalanan Presiden Donald Trump pada 26 negara Eropa telah mulai berlaku di AS, sebagai bagian dari rencana darurat untuk mengatasi krisis virus corona.

Hak atas foto Reuters
Image caption Penumpang pesawat di bandara JFK di New York, Amerika Serikat, Jumat (13/03)

Eropa jadi pusat pandemi global

Virus yang awalnya menyebar di China Desember lalu, kini menyerang Eropa, menyebabkan benua itu menjadi “pusat” pandemi global, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Jumat (13/03).

Sebab, beberapa negara Eropa melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah infeksi dan kematian.

Italia telah mencatat korban harian tertinggi – 250 korban jiwa selama 24 jam terakhir, menjadikan totalnya menjadi 1.266 orang.

Sementara, dilaporkan ada 17.660 orang terinfeksi corona di negara itu.

Informasi ini diperbaharui dari waktu ke waktu namun tidak merefleksikan kondisi terkini dari masing-masing negara.

786.228 37.820
Kasus Kematian
Amerika Serikat 164.371 3.162
Italia 101.739 11.591
Spanyol 87.956 7.716
China 82.240 3.309
Jerman 66.885 645
Prancis 44.550 3.024
Iran 41.495 2.757
Inggris Raya 22.141 1.408
Swiss 15.922 359
Belgia 11.899 513
Belanda 11.750 864
Turki 10.827 168
Korea Selatan 9.786 162
Austria 9.618 108
Kanada 7.448 89
Portugal 6.408 140
Israel 4.695 16
Brasil 4.661 165
Australia 4.516 18
Norwegia 4.462 32
Swedia 4.028 146
Ceko 3.001 23
Irlandia 2.910 54
Malaysia 2.626 37
Denmark 2.577 77
Chile 2.449 8
Rumania 2.109 65
Polandia 2.055 31
Luksemburg 1.988 22
Ekuador 1.966 62
Jepang 1.953 56
Rusia 1.836 9
Pakistan 1.717 21
Filipina 1.546 78
Thailand 1.524 9
Arab Saudi 1.453 8
Indonesia 1.414 122
Finlandia 1.352 13
Afrika Selatan 1.326 3
India 1.251 32
Yunani 1.212 46
Meksiko 1.094 28
Islandia 1.086 2
Panama 1.075 27
Argentina 966 24
Peru 950 24
Republik Dominika 901 42
Singapura 879 3
Kolombia 798 14
Kroasia 790 6
Serbia 785 16
Slowenia 756 11
Estonia 715 3
Kapal pesiar Diamond Princess 712 10
Qatar 693 1
Mesir 656 41
Selandia Baru 647 1
Iraq 630 46
Uni Emirat Arab 611 5
Aljazair 584 35
Maroko 556 33
Ukraina 548 13
Bahrain 515 4
Lituania 491 7
Armenia 482 3
Hungaria 447 15
Libanon 446 11
Latvia 376
Andora 370 8
Bosnia dan Hersegovina 368 10
Tunisia 362 9
Bulgaria 359 8
Slowakia 336
Kosta Rika 330 2
Kazakstan 325 1
Uruguai 320 1
Taiwan 306 5
Moldova 298 2
Makedonia Utara 285 7
Azerbaijan 273 4
Yordania 268 5
Kuwait 266
Burkina Faso 246 12
San Marino 230 25
Siprus 230 7
Pulau Reunion 224
Albania 223 11
Vietnam 204
Oman 179
Puerto Rico 174 7
Kuba 170 4
Afghanistan 170 4
Kepulauan Faroe 168
Pantai Gading 168 1
Senegal 162
Malta 156
Belarus 152
Ghana 152 5
Uzbekistan 150 2
Honduras 141 7
Kameron 139 6
Venezuela 135 3
Nigeria 131 2
Mauritius 128 3
Brunei Darussalam 127 1
Sri Lanka 122 2
Wilayah Palestina 117 1
Kamboja 107
Bolivia 107 6
Guadeloupe 106 4
Georgia 103
Kosovo 94 1
Kirgistan 94
Martinique 93 1
Montenegro 91 1
Trinidad dan Tobago 85 3
Mayote 82
Jersey 81 2
Kongo 81 8
Rwanda 70
Gibraltar 69
Paraguai 65 3
Liechtenstein 62
Guernsey 60
Guam 58 1
Kenya 50 1
Aruba 50
Bangladesh 49 5
Monako 49 1
Isle of Man 49
Prancis Guyana 43
Madagaskar 43
Guatemala 36 1
Jamaika 36 1
Prancis Polynesia 36
Zambia 35
Barbados 34
Uganda 33
El Salvador 32
Togo 30 1
Bermuda 27
Niger 27 3
Mali 25 2
Etiopia 23
Gini 22
Kongo 19
Tanzania 19
Jibouti 18
Maldives 17
Saint Martin (wilayah Prancis) 15 1
Kaledonia Baru 15
Eritrea 15
Haiti 15
Bahama 14
Burma 14 1
Dominika 12
Gini Ekuatorial 12
Mongolia 12
Kepulauan Cayman 12 1
Namibia 11
Belanda Antiles 11 1
Seychelles 10
Greenland 10
Suriah 10 2
Laos 9
Eswatini 9
Saint Lucia 9
Grenada 9
Suriname 8
Gini-Bissau 8
Guyana 8 1
Mozambik 8
Libia 8
Angola 7 2
Gabon 7 1
Saint Kitts dan Nevis 7
Zimbabwe 7 1
Antigua dan Barbuda 7
Mauritania 6 1
Belanda Antiles 6
Sudan 6 2
Cape Verde 6 1
Benin 6
Vatikan 6
Saint Barthélemy 6
Kepulauan Turks dan Caicos 5
Nepal 5
Chad 5
Fiji 5
Montserrat 5
Nikaragua 4 1
Gambia 4 1
Bhutan 4
Belize 3
Liberia 3
Somalia 3
Botswana 3
Republik Afrika Tengah 3
Kepulauan Virgin Inggris 3
Kapal pesiar MS Zaandam 2
Anguila 2
St Vincent dan Grenadines 1
Timor Leste 1
Papua Nugini 1
Kepulauan Virgin Amerika


Sumber: Johns Hopkins University (Baltimore, Amerika Serikat), pemerintah daerah

Sementara itu, Perdana Menteri Pedro Sánchez memperingatkan minggu-minggu ke depan akan sulit bagi negara itu dan ia memperkirakan jumlah infeksi kemungkinan naik menjadi 10.000 minggu depan. Pasien meninggal di Spanyol naik 50% dalam sehari menjadi 120 orang, dan jumlah kasus mencapai 4.200.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghendaki agar pemerintah daerah dapat melakukan pendeteksian lebih cepat lagi. Sebab, penyebaran virus ini didapat melalui kontak langsung.

“Bila kita mengetahui siapa terdeteksi membawa virus covid-19 kita bisa langsung hubungi, kita bisa langsung hubungi keluarganya, koleganya, tetangganya, dalam posisi aman,” kata dia.

“Oleh karena itu kecepatan menjadi penting, dan transparansi menjadi penting.”

Related posts